oleh admin | Mar 18, 2025 | cuisine, culture, food and drink, food culture, Travel
![]()
Lifehack My ID
– Melakukan perjalanan mencari makanan enak di Cirebon pasti akan jadi petualangan yang mengasyikkan.
Untuk pecinta makanan, Cirebon dapat dianggap sebagai salah satu tempat ideal yang layak dikunjungi.

Iya, variasi makanan di Cirebon memang cukup beragam.
Jika ingin mencobanya, Anda dapat melihat rute perjalanan yang sudah dipersiapkan oleh Lifehack My ID.
Itinerary Wisata Kuliner di Madiun Selama 3 Hari 2 Malam dengan Anggaran Rp 1,2 Juta, Keberangkatan dari Surabaya
Lifehack My ID telah merancang jadwal perjalanan makanan di Cirebon selama 3 hari 2 malam.
Biaya yang diperlukan sekitar 950 ribu rupiah per individu.
Agar lebih jelas, silakan baca informasi di bawah ini!
Hari 1: Ketibaan & Eksplorasi Makan Malam
Subuh – Ketibaan di Cirebon
-
Moda transportasi:
Kereta Api dari Jakarta: antara Rp 100.000 sampai dengan Rp 300.000
Mobil pribadi / wisata: antara Rp 150.000 hingga Rp 250.000 per orang
-
Check-in hotel:
Anggaran hotel: antara Rp 150.000 sampai dengan Rp 200.000 per malam
Hotel berbintang 3 atau lebih: Rp 250.000 – Rp 900.000 per malam
Rencana Perjalanan Makanan di Bandung 3 Hari 2 Malam, Keberangkatan dari Jakarta dengan Anggaran Rp 1,8 Juta
Noon – Makan Siang dan Eksplorasi Dunia Kuliner
-
Empal Gentong H. Apud
Pilihan utama: Empal Gentong & Empal Asem
Perkiraan biaya: antara Rp 30.000 sampai dengan Rp 50.000 untuk setiap orang.
-
Nasi Jamblang Mang Dul
Pilihan utama: Nasi Jamblang dilengkapi dengan lauk paru, tahu, serta sambal goreng
Perkiraan biaya: antara Rp 20.000 hingga Rp 40.000 tiap individu

Sore – Ngopi Santai
-
Kopi Manao atau Kopi yang Modis
Pilihan utama: Es Kopi Susu / Seduhan Manual
Perkiraan biaya: antara Rp 20.000 hingga Rp 40.000 tiap orang.
Malam – Ekspedisi Makanan Malam
-
Mie Koclok Panjunan
Pilihan utama: Mie Kocok asli dari Cirebon
Perkiraan biaya: antara Rp 20.000 sampai dengan Rp 30.000 tiap individu
-
Tahu Gejrot Kanoman
Perkiraan biaya: antara Rp 10.000 hingga Rp 15.000 untuk setiap orang
Hari 2: Petualangan Rasa dan Penjelajahan Kota
Pagi – Sarapan
-
Docang Ibu Kapsah
Pilihan utama: Docang (lontong, daun singkong, tauge, kerupuk, kuah oncom)
Perkiraan biaya: antara Rp 15.000 sampai dengan Rp 25.000 untuk setiap orang.

Makan Siang Khas Kota Cirebon – Siang
-
Nasi Lengko H. Barno
Pilihan utama: Nasi Lengko yang dilengkapi dengan tempe, tahu, taoge, serta saus kacang
Perkiraan biaya: antara Rp 20.000 sampai dengan Rp 30.000 tiap individu
Sore – Cemilan dan Kopi
Rencana Perjalanan Makanan di Palembang 3 Hari 2 Malam dengan Anggaran Rp 345 Ribu
Malam – Hidangan Malam Khas Cirebon
-
Sate Kalong Khas Cirebon
Pilihan utama: Sate Daging Sapi Pedas Manis
Perkiraan biaya: antara Rp 30.000 hingga Rp 50.000 tiap individu
-
Martabak Pecenongan Cirebon
Perkiraan biaya: antara Rp 30.000 sampai dengan Rp 50.000 tiap individu

Hari 3: Memesan Oleh-Oleh dan Makan Sarapan Sebelum Kembali
Subuh hingga pagi – Makan Pagi dan Berbelanja Souvenir
-
Sarapan di Warung Kopi Cimaneuk
Pilihan utama: Roti Bakar serta Kopi Cirebon
Perkiraan biaya: antara Rp 25.000 hingga Rp 40.000 untuk setiap orang
-
Membeli Souvenir di Pasar Kanoman atau Toko Pangestu
Saran: Sirup Tjampolay, kerupuk melarat, terasi udang
Perkiraan biaya: antara Rp 50.000 hingga Rp 200.000 untuk setiap orang
Siang – Perjalanan Pulang
Perkiraan Biaya Total Per Orang (Tanpa Memuat Transportasi Menuju Cirebon)
Penginapan (2 malam)
|
Rp 400.000
|
Makanan dan Jajanan (3 Hari)
|
Rp 450.000
|
Oleh-oleh (opsional)
|
Rp 100.000
|
Total
|
Rp 950.000
|
*Disclaimer:
– Apabila melakukan perjalanan beramai-ramai, biaya untuk transportasi dan akomodasi dapat menjadi lebih terjangkau.
– Harga dan biaya yang tercantum dapat berubah kapan saja.
Rencana Perjalanan Makanan di Tegal Selama 3 Hari 2 Malam, Sediakan Anggaran Sekitar Rp 780 Ribu
Saran Lokasi untuk Meminjam Sepeda Motor di Cirebon
Agar pergerakanmu lebih mudah saat berada di Cirebon, kamu dapat menyewa sepeda motor.
Terdapat beberapa opsi penyewaan sepeda motor di Cirebon yang dapat dipilih, yaitu seperti berikut:
1. Oke Rent
Lokasi penyewaan sepeda motor Oke Rent menyediakan berbagai macam fasilitas dan manfaat yang dapat Anda nikmati.
Bagi Anda yang memerlukan kendaraan bermotor pribadi dapat segera menghubungi Oke Rent untuk melakukan reservasi.
Kelebihannya adalah Anda bisa mengorder sepeda motor untuk penggunaan sehari-hari, seminggu, atau bahkan sebulan penuh.
Biaya menyewa sepeda motor di Oke Rent ternyata cukup rendah dan dapat dikantongi loh.
Harga sewa motor di Oke Rent dimulai dariRp 75.000.
Tersedia berbagai jenis sepeda motor roda dua seperti Beat, Vario, Supra, dan masih banyak lagi.
Lokasi Oke Rent terletak di Perumahan Banjarwangunan Blok F3 No. 14, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Bagi fasilitas jangan khawatir lagi, karena Oke Rent telah dibuktikan kehandalannya melalui banyak testimoni baik para pembelinya.
Berikut ini, setelah memesan 1 unit sepeda motor, Anda akan mendapatkanhelm, jas hujan, serta layanan pengantaran dan penjemputan secara cuma-cuma.
Bagi Anda yang berminat memesan mobil di Oke Rent, jangan ragu untuk menghubungi nomor WhatsApp ini: 085724198194. Nomor tersebut dapat digunakan untuk mendapatkan informasi seputar tarif serta detail syarat dan ketentuan tambahan.
2. Andalan Rental
Terletak di Blok Kedung Klutuk, RT.12/RW.03, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Andalan Rental menyediakan layanan bagi mereka yang membutuhkan kendaraan pribadi untuk digunakan.
Berbagai macam opsi sepeda motor matic sampai manual tersedia, silakan Anda memesan yang cocok dengan kehendak dan keperluan Anda.
Model sepeda motor yang tersedia untuk pemesanan meliputi Beat, Mio, Fino, X-Ride, Vario, Nmax, Scoopy, PCX, serta berbagai jenis lainnya.
Saat menyewa 1 sepeda motor, Anda akan mendapatkan helm serta jas hujan dalam keadaan yang bersih.
Harga sewa sepeda motor di Andalan Rental sangat terjangkau dan bersahabat dengan kantong.
Andalan Rental menawarkan tarif penyewaan sejak Rp 60.000 untuk setiap 24 jam atau sekali sehari.
Bagi Anda yang berminat untuk membeli sepeda motor, mohon hubungi nomor telepon Andalan Rental di 083822802521.
3. Jasa Sewa Sepeda Motor di Cirebon
Layanan Pohaci Rental Motor di Cirebon buka dari jam 09.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Kelebihan dari Agen Pohaci Rental Motor Cirebon adalah adanya fasilitas pengantaran dan penjemputan secara gratis.
Biaya peminjaman motor di Pohaci Rental Motor Cirebon dimulai dari harga Rp 65.000.
Dengan biaya yang terbilang murah itu, pastinya bisa membantu Anda menekan anggaran selama ada di Cirebon.
Setiap kali memesan satu unit sepeda motor, Anda akan mendapatkan helm SNI serta jas hujan sebagai fasilitasnya.
Alamat rental motor Pohaci terletak di Jalan Dukuh Semar Nomor 332, RT.06/RW.03, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat. Lokasinya ada di daerah Tumaritis.
Pengguna jasa Rental Motor Cirebon dapat menyewa sepeda motor secara harian, mingguan, atau bahkan bulanan.
Rencana Perjalanan Makanan di Jember 3 Hari 2 Malam, Petualangan Sendiri dengan Anggaran Rp 900 Ribuan
(Lifehack My ID/mym)
oleh admin | Mar 18, 2025 | home and property, tourist attractions, travel destinations, vacation rentals, vacations
-
Vrbo’s Holiday Homes of the Year were chosen based on their impressive facilities and outstanding guest reviews.
-
EXPLORE FURTHER: I tested a fully inclusive vacation to determine whether it truly costs less than paying as you go.
The top-tier vacation rentals around the globe have been revealed in a thrilling fresh list.
Chosen by
accommodation provider, Vrbo, the
2025 Top Holiday Houses of the Year
are sure to make you eager to reserve your next adventure.
The houses were chosen due to their ‘remarkable guest reviews’ and ‘unique features’. Every home includes a minimum of three bedrooms ensuring ‘everyone can reside comfortably’, and they are managed by hosts with a history of delivering ‘superior guest services’.
Larry Plawsky, who leads Vrbo as the general manager, states: “Each year, the Vrbo Holiday Homes of the Year motivate travelers to plan their upcoming family vacation, and this 2025 lineup is just as inspiring.”
The vacation rentals featured this year showcase locations with outstanding guest reviews, skilled and committed hosts, as well as impressive spaces that provide highly sought-after features on Vrbo, ranging from private swimming pools to comprehensive entertainment areas.
If you’re searching for a magical Scottish castle, a charming thatched-roof countryside cottage, or perhaps an infinity pool villa, simply browse through to catch a peek at some of the globe’s most extraordinary vacation retreats…




























Check out the complete information for all the properties and reserve your spot here:
www.vrbo.com/en-gb/holiday-homes-of-the-year
Read more
oleh admin | Mar 18, 2025 | actors and actresses, drama, entertainment, entertainment industry, movies
Lifehack My ID
– Serial drama Korea berjudul When Life Gives You Tangerines resmi diluncurkan pada tanggal 7 Maret 2025 melalui layanan streaming Netflix.
Dragaon King atau drakor yang diperankan oleh IU serta Park Bo Gum sukses mengundang minat publik berkat alur cerita yang mempesona.
Ketika Hidup Memberikan Kamu Jeruk mengisahkan tentang kehidupan Ae Sun (IU) dan Gwan Sik (Park Bo Gum) di Pulau Jeju, Korea Selatan pada dekade 1950.
Banyak pengguna media sosial memberikan pujian kepada akting IU dan Park Bo Gum dalam drama Korea berjudul “When Life Gives You Lemons”. Keduanya dinilai sukses membawakan peran sebagai Ae Sun dan Gwan Sik.
5 Drama Korea Favorit yang Dimainkan oleh IU Kecuali ‘When Life Gives You Lemons’, Termasuk Juga ‘Moon Lovers’ dan ‘Dream High’
Di luar IU dan Park Bo Gum, kinerja para pemain kecil dalam drama Korea ini pun mendapat apresiasi besar dari penonton.
Ayo kita intip biodata bintang-bintang kecil dalam drama Korea berjudul “When Life Gives You Lemons”.
1.Kim Tae Yeon
Kim Tae Yeon berperan sebagai Ae Sun ketika kecil. Dia dilahirkan pada tanggal 14 April 2011.
Aktris yang berumur 13 tahun tersebut
meluncurkan karirnya di tahun 2018.
Sekarang sebelumnya, dia pun pernah mendepikkan tokoh saat masih anak-anak.
Episode dari drama Crash Landing on You dan
Chae-ok dalam Gyeongseong Creature.
2. Lee Cheon Moo

Lee Cheon Moo memerankan karakter Gwan Sik ketika masih kecil. Dia dilahirkan pada tanggal 24 Februari 2014.
Lee Cheon Moo saat ini menginjak usia 11 tahun dan dia memulai karirnya di dunia akting pada tahun 2019.
Walaupun masih berusia muda, dia sudah tampil dalam sejumlah drama Korea seperti
Taxi Driver, Ghost Doctor, Jika Kamu Menginginkan Aku, dan Garpu Emas.
3. Yoon Seo Yoon

Pada masa remajanya, karakter Ae Sun digambarkan oleh Yoon Seo Yoon. Sekarang Yoon Seo Yoon berusia 14 tahun.
Yoon Seo Yoon sebelumnya telah membintangi peran sebagai karakter tersebut.
Versi anak-anak dari Hong In-ah dalam drama Korea berjudul When the Phone Rings.
Di samping itu, dia juga tampil dalam berbagai drama Korea seperti
True Beauty, Sang Raja yang Terpilih, Komik Hari Ini, dan Pertarungan untuk Kebahagiaan.
4. Moon Woo Jin

Pada waktu yang sama, karakter muda Gwan Sik dimainkan oleh Moon Woo Jin yang kini berumur 16 tahun. Dia dilahirkan pada tanggal 19 Februari 2009.
Moon Woo Jin telah berkelana di dunia hiburan televisi sejak usianya masih muda. Dia sudah tampil dalam beberapa serial drama, termasuk yang tersebut sebelumnya.
Apa yang Salah dengan Sekretaris Kim, Bintang Liar Terdampar, Keluarga Tak Biasa, Sang Priester Berapi, Tersorot, dan Semahaku Yang Kucinta.
Bukan hanya itu saja, Moon Woo Jin pun turut membintangi film Dark Nuns sebagai karakter bernama Hee-joon.
5. Kim Se A

Pemeran anak yang juga menarik perhatian adalah Kim Se A. Dia dilahirkan pada tanggal 22 Februari 2018.
Dalam drama Korea “When Life Gives You Lemons,” Kim Se A memerankan adik dari Yang Gwan Sik yang bernama Yang Gyeong Ok.
Sekarang sebelumnya, dia sudah berperan dalam beberapa drama Korea seperti Love Next Door, Seoul Busters, dan Sorry Not Sorry.
(Tribuntrends/Tiara)
oleh admin | Mar 18, 2025 | culture, philippines economy, tourist attractions, Travel, travel destinations
Residents offer insights into must-see sights, activities, and purchases, ranging from famous monuments to lesser-known treasures, as well as experiencing local artisan skills.
If the Philippines is a rich fabric woven from various strands—indigenous, Malay, Spanish, American, and Chinese—then Manila serves as the ideal showcase for this intricate interweaving. Established in 1571 under Spanish rule,
the Philippine capital
Has witnessed numerous conflicts, two People Power revolutions, and more recently, the emergence of a national “Asian tiger cub” economy, symbolized by the flashy commercial zones of Bonifacio Global City and Makati.
Visiting can be quite overwhelming, but we’ve consulted three local experts who share insights on making the best use of your visit. Farah Abu designs distinctive jewelry inspired by the Philippines under her own label; Dylan Gozum oversees an event venue that specializes in hosting weddings and social gatherings in Rizal province; and Rey Ballesca has been guiding tours for over ten years.
The ancient walled city of
Intramuros
served as Manila’s administrative center under Spanish rule from 1565 to 1898, and continues to be the initial destination for tourists attracted by its elegant colonial buildings and historic churches.
Are you looking for insights into the most significant issues and developments globally? Find your answers here.
SCMP Knowledge
Our latest platform features handpicked content including explainers, FAQs, analyses, and infographics, all provided by our esteemed team of experts.
Abu states, “We bring all our visitors there. You can gain insights into the life of our national hero, Jose Rizal, since this is where he spent his final moments.”
However, it’s worthwhile to remain within Intramuros past the usual tricycle tours to immerse oneself in the ambiance and heritage.
Where to stay
Abu suggests Barbara’s, a Spanish-Filipino eatery that also offers lodging options: “The decor draws inspiration from
the Spanish era
And they also organize an event known as Kultura Filipina, featuring traditional performances like the
singkil
,
tinikling
and
pandanggo sa ilaw.
”
To fully indulge in luxurious accommodations, she recommends reserving a room at the five-star Peninsula Manila, a hotel that opened in 1976 and has welcomed notable guests such as Bill Gates and Queen Sofia of Spain. Despite being located 9 kilometers away from Intramuros, “this remains one of the finest hotels around,” according to Abu.
If you find that option too expensive, Ballesca recommends the Bayleaf Intramuros, a charming boutique hotel with views of the historic city walls.
He mentions that it’s a top-notch mid-range hotel featuring cozy accommodations, picturesque vistas, and close access to iconic sites such as Fort Santiago and Rizal Park. The establishment seamlessly blends contemporary amenities with traditional allure, making it an ideal option for visitors looking for both ease of accessibility and historical richness.
Faith and history
Abu guides people looking for architectural styles different from ancient Intramuros to the National Museum of Natural History. This museum, among the latest additions near Rizal Park, is housed in the refurbished U.S.-era (1898-1946) building previously known as the Agriculture and Commerce Building.
She remarks, ‘It’s truly an impressive sight.’ She continues, ‘The location boasts a huge staircase along with a central Tree of Life elevator. This place hosts many fashion exhibitions.’
Should your interest lie in capturing moments through photography, Ballesca suggests exploring the historically rich Quiapo area located north of Rizal Park. This locale is renowned for its bustling markets and delectable street cuisine. Nonetheless, the primary attraction remains the stunningly ornate Quiapo Church, home to the revered Black Nazarene—a detailed wooden statue representing Jesus Christ. Imported into the country by a Mexican cleric back in 1606, this intricate mesquite-carved figure continues to be venerated today.
“The optimal angles for photographing the church are wide shots or lower perspectives,” explains Ballesca. “Additionally, you can capture images of street vendors and nighttime traffic using long exposures.” He emphasizes that one essential sight is the yearly event.
Celebration of the Black Nazarene
On January 9, when throngs of devoted followers carry the statue through the streets.
Right next to Quiapo toward the west is
Binondo
, home to the planet’s oldest Chinatown, founded by the Spanish in 1594 as a community for Chinese Catholics.
Old Manila infused with a Chinese touch—both in terms of its heritage and tastes,” explains Ballesca. “The Binondo Church, dating back to the Spanish era, remains prominent, situated close to gold boutiques and herbal remedy outlets.
However, the true attraction of Binondo, he explains, lies in the cuisine.
Hungry for more
The impact of Chinese settlers is difficult to exaggerate.
Filipino cuisine
, leading to creations like
lumpia (spring rolls)
, mami (beef noodle soup), siopao (a sweeter variant of bao), and pancit (stir-fried noodles). Particularly, Ballesca suggests Café Mezzanine – alternatively called The Fireman’s Coffee Shop – renowned for its Chinese-Filipino fusion cuisine.
He mentions that it was established by a volunteer firefighter, and adds that the earnings benefit the firefighting community.
Directly across the street from Manila’s UNESCO-listed San Agustín Church within Intramuros lies the Batala Bar.
“I adore their cocktails, particularly the Ube Colada, which is a variation of the piña colada infused with a touch of sweet purple yam,” explains Gozum. “Also, be sure not to skip their handcrafted ice creams—there’s a delightful array of traditional Filipino flavors available.” These include options like keso (cheese), avocado, macapuno (coconut flesh), and sweet corn.
Following independence, Manila witnessed the ascent of Makati, a place that evolved from the devastation of World War II to become the nation’s economic center. However, it remains far from dull; this is where you can discover the city’s most dynamic culinary advancements.
Gozum’s favorite place is The Curator, which has been listed as one of
The Top 50 Asia’s Best Bars for 2024
.
He mentions their creative cocktail list titled ‘People You’d Enjoy Having A Beverage With,'” he states. Among them are cocktails inspired by personalities such as the writer Salman Rushdie (a blend of rum with cardamom bitters and karak tea), along with the Manila-based art critic Marian Pastor Roces (featuring absinthe, melon liquor, and bitter gourd).
The nightlife in Makati centers around Poblacion, a neighborhood that maintains its disorganized yet charmingly chaotic atmosphere despite the emergence of skyscrapers nearby. It also boasts an unusual feature for the country not long ago: a vegan restaurant.
Gozum states, “Cosmic paves the path for [veganism] to take hold.” They specialize in Filipino comfort cuisine. He suggests trying their version of tofu sisig: a popular pulutan (snack often enjoyed with beer), which originates from the Pampanga region and traditionally uses pork jowl and ears.
The ruler of the highway
After Spain lost in the Spanish-American War of 1898, the Philippines was turned into a U.S. colony. A lasting emblem from this era is
the jeepney
, vibrantly colored public buses initially modified from US Army jeeps. They are closely associated with Leonardo Sarao, the former
kalesa
The operator of horse-drawn carriages who founded Sarao Motors in 1953, transforming it into one of the nation’s most cherished brands.
At the facility located in Las Pinas, which is part of southern Manila, operated by Sarao’s offspring,
Artisans still paint jeepneys manually.
.
Exploring the location allows you to appreciate the craftsmanship and artistic flair embodied in these vibrant vehicles,” explains Ballesca. “This represents a distinctive and genuine aspect of Filipino transit history, showcasing the country’s innovative character.
Shopping time
Ballesca recommends visiting the Salcedo Market for souvenirs, which takes place during weekends in Makati. He explains, “The market offers an array of fresh goods, specialty foods, and handcrafted items. It’s an excellent opportunity to delve into the local community atmosphere.”
Abu recommends Greenbelt 5 for higher-end souvenirs. She mentions, “It features many Filipino designers such as Zarah Juan, Pinas Sadya, and Earl Gariando.”
Devoted shoppers ought to schedule their trip around ArteFino, a biannual celebration focused on supporting Filipino artisans. “It is definitely
the
Number one spot for shopping,” asserts Abu. “The largest market takes place at the close of August [with the 2024 event featuring 100 local brands]. People look forward to it since they offer the finest collection of accessory and apparel creators. You can find an array of homeware items as well […], all distinctly Filipino. It’s here that we debut our latest designs.
A potentially even less expected source for local fashion trends is the mentioned Peninsula Manila. “They have showrooms on their second floor featuring designs from Filipino creators: wedding gown designers, apparel designers, and footwear makers,” explains Abu. “There’s an air of luxury and exclusivity about it.”
More Articles from SCMP
Lionel Messi will not participate in Argentina’s upcoming World Cup matches, with the club expressing sympathy for the grieving player who is not deceased.
Hong Kong’s MTR Corp expresses concern over odor and health concerns related to pet-friendly trips.
Chinese economists advocate for an expanded social welfare system to foster consumption.
BlackRock, purchaser of Hong Kong Hutchison’s Panama ports, finds itself at the center of controversy.
The article initially appeared on the South China Morning Post (www.scmp.com), which serves as the premier source for news coverage of China and Asia.
Copyright © 2025. South China Morning Post Publishers Ltd. All rights reserved.
oleh admin | Mar 18, 2025 | celebrities, celebrity and music, celebrity gossip, culture, entertainment
Sepertinya Indonesia tak pernah kekurangan bakat muda yang luar biasa. Salah satu di antaranya adalah
girl group
Karakter kecil bernama Glitter, yang senantiasa terlihat gembira sambil menyampaikan pesan-pesan positif bagi anak-anak di Indonesia melalui buah karyanya.
Grup Glitter terdiri dari Callista, Luna, Mia, dan Kimmy. Sekarang kali ini
Lifehack My ID
akan memberikan informasi seputar
Profil dan informasi pribadi Kimmy Glitter
Yang sangat memuja Lyodra dan Lisa dari Blackpink.
1. Biodata Kimmy Glitter
Berikut merupakan informasi pribadi dari anggota Grup Glitter bernama Kimmy:
-
Nama sebenarnya: Maria Kimberly Worotitjan
-
Nama panggung: Kimmy
-
Tanggal dan Tempat Kelahiran: Jakarta, 5 April 2015
-
Kelas Terbaru: Kelas Empat Sekolah Dasar
-
Profesi : Penyanyi/Aktris cilik
-
Latar belakang:
Kid content creator
2. Sebelum bergabung dengan Glitter, sudah aktif dalam pembuatan konten.
Sebelum secara resmi bergabung dengan grup girl band Glitter, nama Kimmy telah dikenal luas di media sosial sebagai pembuat konten yang handal. Dia sudah lama membagikan beragam postingan pada akun Instagram pribadinya @kimmyyyyy.kim, termasuk video bernyanyi dan menari. Selain itu, Kimmy memiliki tokoh idola yaitu Lyodra dan Lisa dari Blackpink.
3. Cerdas di bidang studi dan gemar olahraga
Masuk ke dalam grup musik wanita populer seperti Glitter pastinya merupakan suatu prestasi tersendiri bagi Karier Kimmy. Walaupu begitu, kesibukan Kimmy sebagai anggota Grup Glitter tak menghalangi jalannya di bangku sekolah.
Kimmy adalah seorang anak yang luar biasa cerdas di bidang pendidikan. Di postingan Instagram-nya, dapat dilihat bahwa Kimmy meraih nilai A untuk kebanyakan matpel di sekolahnya. Ternyata dia juga memiliki ketertarikan kuat pada olahraga seperti bola basket, volley, dan bisbol. Sungguh mengagumkan!
4. Punya saudara perempuan yang bekerja di industri hiburan
Ternyata selain Kimmy, dia juga mempunyai seorang kakak bernama Ale yang turut aktif di bidang tersebut.
entertaiment
Sebagai seorang pemeran, Ale tampil dalam banyak judul FTV dan sinetron bersama bermacam-macam artis terkenal lainnya.
Si sulung pun adalah seorang graduate dari universitas.
Singapore Institute of Management
dengan gelar
Bachelor of Business.
Sungguh saudara-saudari yang luar biasa cerdas dan terampil!
5. Trivia
Di samping profil pribadi serta sejumlah hal seru mengenai Kimmy, ada juga beberapa kenyataan tambahan yang pastinya bisa memberikan pengetahuan lebih bagi para fans-nya:
-
Hidangan kesukaan: Nasi, Sup, Cumi Asin
-
Olahraga favoritnya adalah basket, voli, baseball, dan sepak bola.
-
Hobi warnanya: Merah muda, ungu, hitam, putih
-
Momen paling menyenangkan:
Spend time with family
-
Idol dalam bidang musik: Lyodra, Rose dari BLACKPINK
-
Impian dari kecil: Membuat konten
-
Hal yang paling dihindari: Kecoa terbang
-
Hewan peliharaan: Anjing
Itulah informasi mengenai
Profil dan informasi pribadi Kimmy Glitter.
Harapannya, semoga Kimmy dan Glitter bisa tetap menyuguhkan kreativitas yang mampu memotivasinya para anak-anak di Indonesia ya!
-
Biodata serta Profil Luna Glitter, Anggota dari Girl Group Anak Muda Indonesia
-
Fakta Menarik Anggota Grup Glitter! Memiliki Hobi dan Idola Sendiri-sendiri
-
Tampilkan Khusus Glitter pada Acara Ulang Tahun Popmama Bash 2025