6 Bulan Menggunakan Samsung Galaxy Tab S10+: Praktis dan Mudah Bawa KeMana-Mana

6 Bulan Menggunakan Samsung Galaxy Tab S10+: Praktis dan Mudah Bawa KeMana-Mana

Samsung Galaxy Tab S10+ hadir dengan desain kompak sambil menyuguhkan kemampuan hampir setara seperti sebuah laptop, namun masih cukup ringan untuk dibawa kemanapun Anda pergi saat beraktivitas. Bisa dibilang, ini adalah tablet Android paling unggul di pasaran sekarang, cocok menjadi teman kerja dan penunjang mobilitas harian Anda.

Mengapa saya menyebut pengalamannya serupa dengan menggunakan laptop? Alasannya adalah karena tablet ini telah dilengkapi dengan Book Cover Keyboard yang sudah disertakan.
include
Pada saat membeli, keyboard ini terbilang sangat fleksibel karena dapat dipasang dan dicopot berdasarkan kebutuhan Anda.

Pada tablet ini, terdapat opsi penyesuaian yang memungkinkan Anda mengubah mode secara otomatis menjadi Samsung DeX ketika book cover keyboard dipasang. Saya sering menggunakan fitur Samsung DeX ini karena memberikan fleksibilitas dalam menjalankan beberapa aplikasi sekaligus pada satu layar, hampir sama seperti cara kerja sebuah laptop.


Secara kemudahan dan fungsi, tentu kami sangat merekomendasikan Samsung Galaxy S10+ untuk dibeli. Tak dipungkiri tablet memang punya nilai plus dalam urusan fleksibilitas. Kalau lagi malas pakai keyboard, bagian ini bisa dicopot. Mau ngetik di layar, bisa langsung karena sudah
touchscreen
Anda dapat membawanya hanya dengan menggunakan satu tangan pun.

Belum termasuk yang telah disertakan dengan stylus S Pen untuk keperluan menggambar,
sketching
, tandai tangan secara digital bahkan balas pesan singkat dengan mudah. Sesuai untuk Anda yang sedang menggunakan S Pen dan enggan ketik melalui touchscreen.
on-screen keyboard
dan dalam keadaan tanpa membawa keyboard-nya.

Layar lebar

Ukuran layar tablet ini adalah 12,4 inci, tetapi Anda tidak boleh hanya fokus pada besarnya layar saja. Bagi para penggemar maraton film, tablet ini cocok untuk digunakan dalam menjelajahi konten seperti Netflix, Disney+ Hotstar hingga menikmati video di YouTube selama ber jam-jam.

Layarnya punya spek AMOLED 2X dan kedalaman 16 juta warna. Cerah, mampu menawarkan detail dan warna vibrant yang jernih. Saking jernihnya, video beresolusi rendah bisa terlihat tajam meski diputar di ukuran layar yang besar.

Kualitas suaranya lumayan baik. Saya dapat mengatur pengaturan equalizer melalui aplikasi Sound Assistant yang tersedia di Galaxy Store. Bunyi dialog dalam film terdengar jelas pada perangkat ini. Pengalamatan nonton film maraton? Sangat memuaskan.

Prosesor cepat banget, daya tahan baterainya juga sangat lama.

Bagian ini mungkin menjadi elemen yang cukup mengejutkan bagi sebagian orang. Samsung Galaxy S10+ dipersenjatai oleh chipset Mediatek Dimensity 9300+ (diproduksi menggunakan proses 4 nm) berarsitektur okta-kernel (1x kecepatan 3,4 GHz untuk Cortex-X4, 3x kecepatan 2,8 GHz juga untuk Cortex-X4, dan 4x kecepatan 2,0 GHz untuk Cortex-A720). Prosesor ini sangat lancar ketika menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan selama lebih dari empat jam, bahkan saat melakukan pengeditan video.

Tidak terduga bahwa daya tahan baterenya sangat lama. Tablet ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas 10.090 mAh (tipe biasa). Ia cukup hemat energi dan tidak memancarkan kepanasan atau overheating ketika digunakan untuk membuka lebih dari dua aplikasi sekaligus pada satu layar.

Fitur Galaxy AI

Saya sangat menyukai tombol pintas yang mengarah ke Gemini pada keyboard Book Cover ini. Bekerja menggunakan asisten berbasis AI semacam ini dapat memudahkan pencarian referensi dan inspirasi untuk membuat konten yang menarik.

ikon ini tersebar dimana-mana, mulai dari yang nampak hingga terselubung. Fitur Galaxy AI atau kecerdasan buatan dapat Anda jumpai dalam aplikasi Samsung Notes.
summarize teks
sampai sketsa yang Anda buat menggunakan S Pen.

Ikon ini pun dapat ditemui dalam aplikasi Galeri bawaan dari tablet tersebut. Seperti halnya pada smartphone, saya kerap memakai Galaxy S10+ untuk proses Sketch to Image.
generate
fitur baru menggunakan AI sampai ke Peng hapusan Objek untuk menyingkirkan benda yang tak diinginkan.

Bagi yang mungkin belum mengetahui, tablet ini memiliki fungsi Circle to Search. Cukup dengan menggulung tombol beranda dan Anda dapat segera melingkar di area obyek yang ingin diketahui informasinya.


Kepentingan dan Kekurangan dari Samsung Galaxy S10+

Secara umum, Samsung Galaxy S10+ memiliki keunggulan dalam hal portabilitas. Ponsel ini mudah untuk di bawa kemana-mana.
user-interface
Yang serupa dengan laptop. Saya hampir tidak menemui banyak kesulitan ketika membawa perangkat ini, termasuk saat diberi tambahan Book Cover Keyboard-nya.

Jika ingin lebih ringan untuk dibawa kemana-mana, cukup lepaskan Book Cover Keyboard-nya saja. Mudah sekali.

Tablet dapat dimasukkan dengan leluasa ke dalam tas yang telah dipenuhi berbagai barang bawaan. Dimensinya yang kompak, bobotnya yang ringan serta tidak memberi efek tebal atau berat.

Jika bisa memilih, preferensi saya adalah menggunakan tablet ini untuk pekerjaan dengan tingkat kebutuhan sedikit hingga menengah dibandingkan laptop yang bobotnya melebihi 1 kilogram. Tanpa menghitung kabel pengisi daya serta peralatan tambahan lainnya.

Hal yang paling saya sukai tentang baterai dan efisiensi penggunaan daya pada tablet ini adalah Anda tidak perlu membawa charger serta kabel tambahan. Kapasitas baterenya sangat awet, jadi saya tidak terlalu cemas mengalami kehabisan daya saat bekerja atau berada di luar kantor.

Penggunaan video editing pada tablet ini sangat menyenangkan. Dengan aplikasi Capcut, saya dapat menyesuaikan tata letak untuk proses pengeditan video dengan mudah dan efisien, sehingga saya bisa menggunakan kedua tangan secara maksimal; ‘gunakan tangan kiri untuk pratinjau, sementara tangan kanan digunakan utamanya untuk memotong-memotong klip video’.

Proses kerja harian saya menjadi lebih cepat dengan workflow seperti ini. Kecepatan rendering videonya luar biasa. Performa dari chipset MediaTek Dimensity 6300+ benar-benar handal. Sejak penggunaannya, jarang sekali terjadi kondisi dimana aplikasi macet atau gagal saat sedang menyunting video.

Namun demikian, keyboard built-in ini belum dapat disesuaikan menjadi pintasan untuk memilih alat-alat dalam Capcut seperti contohnya pisau (slice), pemilihan alat (select) serta yang lainnya.

Top 10 Budget-Friendly Skylight Calendar Alternatives

Top 10 Budget-Friendly Skylight Calendar Alternatives

The Skylight Calendar is available in three sizes: 10 inches, 15 inches, and a more substantial 27-inch version. Despite receiving favorable feedback for its intuitive design and features, the price point might dissuade certain customers. Luckily, there are various alternative options to consider instead of the Skylight Calendar, including

Dollarbird, TimeTree, and Echo Show

, provide comparable features at a more affordable price.

Key takeaways

  • Numerous alternatives provide comparable functionalities to Skylight Calendar for less money.
  • Choices span from electronic family organizers to intelligent screens equipped with calendaring features.
  • Amazon and Google smart displays frequently come with calendar functionalities for less money.
  • Free-of-charge options enable bypassing the repeated charges linked to certain paid services.
  • Affordable alternatives come with family-oriented amenities such as communal planning tools and alert notifications.
  • Choosing the right alternative depends on personal preferences, smart home setup, and budget.

Top Affordable Alternatives to Skylight Calendar That Won’t Break the Bank

When choosing top alternatives for Skylight Calendar, we evaluated criteria like user-friendliness, functionality, personalization options, smart home connectivity, cost, interoperability, and customer service. Additionally, our analysis drew upon information provided by sources including OurCal and SlashGear.



App name



Unique features


OurCal

Simplicity and privacy

Cozi

User-friendly design with safe options for all ages

DAKboard

Customisable widgets

Mango Display

Screen layout customization

CalenGoo

Multiple view options

Dollarbird

Personal finance tracking

Hearth Display

AI assistance

TimeTree

Shared calendar spaces

Echo Show

Voice commands

Google Nest Hub

Highly customisable

1. OurCal


  • App name

    : OurCal

  • Key feature

    : Simplicity and privacy.

  • Best for:

    People looking for a tracking-free, user-friendly calendar.

OurCal is a free digital family calendar application that emphasizes ease of use and privacy. Tailored for hectic parents, it provides tools such as communal family schedules, event organization, automated alerts, and adjustable display options. The platform allows you to form several groups to distribute events individually and view everyone’s plans collectively.

The application employs end-to-end encryption to ensure privacy, which makes it a great option for parents who value security when monitoring their family’s activities. In contrast to the Skylight Calendar, OurCal doesn’t necessitate any additional hardware, thereby eliminating setup expenses entirely as it can be accessed via smartphones.

Even though OurCal is free, it offers a Plus plan with enhanced features such as location searches, personalized calendars, file and photo sharing, sophisticated search options, multi-event reminders, and superior customer support. ThisPlus plan can be accessed either monthly or yearly.

2. Cozi


  • App name

    : Cozi

  • Key feature:

    Family-friendly scheduling.

  • Best for

    Families handling joint occasions, duties, and dining schedules.

Cozi is highly praised for its user-friendly design and family-oriented capabilities. It enables as many as 12 family members to collaborate on shared calendars, task lists, and shopping lists. The free edition of Cozi includes all essential functions, whereas Cozi Gold adds advanced features such as color-coding and extra alert choices.

The application stands out for being user-friendly, especially for those who aren’t very technologically inclined, providing an affordable option for managing families. The basic version includes advertisements but is available at no charge. To eliminate these ads, one can opt for the Cozi Gold subscription, priced at $39.99 per year.

3. DAKboard


  • App name:

    DAKboard

  • Key feature

    : Customizable widgets.

  • Best for:

    Individuals seeking a customized digital showcase featuring calendars and news updates.

DAKboard offers a

digital wall calendar

A solution designed to operate across various screens, including TVs and specialized devices. This setup offers customizable widgets such as calendars, family photographs, and weather updates. Although there’s an annual charge for accessing the software, expenses can be notably minimized by utilizing your current equipment or a cost-effective option like a Raspberry Pi.

DAKboard’s software comes at a price of $5 or $8 per month depending on how many features you require. For those who prefer not to pay, there is also a basic free version available but with restricted capabilities. This setup makes DAKboard a great substitute for Skylight Calendar if you desire customization along with flexible options without needing to invest heavily in pricey equipment.

4. Mango Display


  • App name:

    Mango Display

  • Key feature:

    Screen layout customization.

  • Best for

    Those interested in having complete authority over how their calendars look visually.

Mango Display enables you to transform an outdated tablet or television into a sophisticated digital calendar display. This feature-rich tool allows for customization of the screen layout with elements such as calendars, clocks, weather updates, and background images sourced directly from your Google Photos account.

Similar to DAKboard, the main expense lies in the software subscription fee. However, you won’t have to buy extra hardware since this option works well with screens you might already own, keeping it economical for budget-conscious consumers.

Nevertheless, the price varies from the free edition up to the business edition at $19.99 per month, making it less expensive compared to Skylight Calendar’s fees.

5. CalenGoo


  • App name

    : CalenGoo

  • Key feature

    : Multiple view options.

  • Best for

    Users requiring adaptable methods to structure and depict timetables.

CalenGoo is an application designed to work smoothly with both Google Calendar and iOS calendars. It features a simple-to-use interface along with various viewing modes such as day, week, and month views. Additionally, the app includes sophisticated alert configurations and task management functionalities accessible right from the calendar screen.

The single payment required for CalenGoo renders it an economical choice suitable for individual users or small teams who do not necessitate elaborate hardware setups. You can obtain CalenGoo for $5.99 on Android or $6.99 on iOS.

6. Dollarbird


  • App name:

    Dollarbird

  • Key feature:

    Personal finance tracking.

  • Best for:

    People looking to track expenditures along with their schedule.

Dollarbird combines

calendar functionality

With personalized financial monitoring, this tool can be especially helpful for households looking to manage their time and resources effectively. The application enables you to schedule and track expenditures along with typical calendar activities, providing an innovative way of staying organized.

Although the basic edition offers considerable functionality, purchasing add-ons within the app can provide extra utilities for an enhanced user journey. Should you desire these advanced capabilities, expect to be charged $4.99 per month for the Pro tier or $6.99 monthly for the Pro Unlimited option.

7. Hearth Display


  • App name:

    Hearth Display

  • Key feature

    : AI-assisted organization.

  • Best for:

    Households requiring automatic scheduling and alert notifications.

Despite the higher price tag for the Hearth Display hardware, its software subscription delivers substantial value with features such as AI-driven scheduling directly from physical calendars or email messages. This affordable monthly plan includes an array of organizational tools. Specifically, the software service charges $9.99 per month, whereas the device itself retails for $699.

The difference between Skylight Calendar and Hearth Display is that the Skylight Calendar offers a more modern design with customisable backgrounds, while the Hearth Display is designed to resemble a framed photo, providing a more aesthetic appeal in home decor.

Skylight Calendar boasts sophisticated features such as an “automatic import” capability powered by artificial intelligence to seamlessly add events from emails or texts. Additionally, it offers direct meal-planning functionality within its platform. On the other hand, Hearth Display enables event addition either manually or through its mobile application but does not offer the same degree of automated assistance.

8. TimeTree


  • App name:

    TimeTree

  • Key feature:

    Shared calendar spaces.

  • Best for:

    Groups, clans, or teams requiring joint strategizing.

TimeTree specializes in enhancing family communication. It provides

shared calendar spaces

Where events, tasks, and memos can be published. The platform boasts an intuitive design, complete with tools for distributing calendars and scheduling alerts.

TimeTree is ad-supported and offers a great option for families aiming to synchronize their schedules at no extra charge. If you prefer to eliminate advertisements, though, you can do so by paying either $4.49 per month or $44.99 yearly.

9. Echo Show (Amazon)


  • App name:

    Echo Show

  • Key feature:

    Voice command integration.

  • Best for:

    Voice-controlled scheduling using Alexa.

If you’re looking for an alternative like Skylight Calendar, consider the Echo Show from Amazon. This device can function as a digital calendar among other things. You can use Alexa to manage your schedule through voice commands without needing to touch anything.

Although it isn’t primarily intended as a calendar device, its low cost and versatility allow it to serve as an effective substitute for individuals who are part of the Amazon ecosystem. The Echo Show 5 version is available at $78.89, whereas the more advanced Echo 21 model costs $499.98.

10. Google Nest Hub


  • App name

    : Google Nest Hub

  • Key feature:

    Highly customizable calendar.

  • Best for:

    Users of Google who desire smooth integration between their smart homes and calendars.

Similar to the Echo Show, the Google Nest Hub serves mainly as a smart display yet functions well as a calendar. It seamlessly connects with Google services, offering a streamlined interface for managing events. To put it differently, although the Google Nest Hub doesn’t have a separate display unit akin to Skylight, it can be utilized across multiple devices and offers extensive customization options.

Key functionalities of the Google Nest Hub can be accessed for free without subscribing; however, having a complimentary Google account is necessary to utilize these features. The standard version comes with a price tag of $100. It stands out among more expensive alternatives due to its affordable cost and smart home integration, making it an attractive option as a low-cost calendaring tool.

Wrapping up

Although the Skylight Calendar provides an elegant interface designed for visual and hands-on use, several options are available that can offer comparable functionality much more affordably. These alternative calendars cater to various budgets and requirements, ranging from free apps to single-payment purchases or subscription-based services compatible with your current devices.

Are you searching for details on the leading 10 Picuki substitutes? SANGGRALOKA.co.ke published a comprehensive article outlining some of the finest options for social media platform editing tools.

Picuki allows individuals to access and modify their content on Instagram even without having an account. Nevertheless, it occasionally malfunctions, prompting users to seek out alternative options. Discover some of these substitutes should this happen.

Tecno MegaBook S14 Diluncurkan: Laptop Ringan Kurang dari 1 kg

Tecno MegaBook S14 Diluncurkan: Laptop Ringan Kurang dari 1 kg


BARCELONA, Lifehack My ID

– Cabang dari Transsion, Tecno Mobile, baru saja mengenalkan laptop teranyar mereka yang diberi nama Tecno MegaBook S14.

Laptop tersebut pertamakali diperkenalkan secara global bersama dengan seri HP Tecno Camon 40 dan kacamata cerdas Tecno AI Glasses dalam acara Mobile World Congress (MWC) 2025 yang diselenggarakan di Barcelona, Spanyol pada hari Selasa, tanggal 4 Maret 2025 sesuai waktu setempat.

Jurnalis
Lifehack My ID

Galuh Putri Riyanto

berpartisipasi secara langsung dalam peresmian acara ini.

Laptop Tecno MegaBook S14 dinyatakan sebagai notebook ukuran 14 inci berpanel OLED termudah dibawa di planet bumi, memiliki berat cuma 899 gram.

Laptop ini tidak hanya memiliki desain ramping tetapi juga menyajikan kinerja luar biasa berkat kehadiran Snapdragon X Elite, yang didukung oleh prosesor 12-inti Oryon berarsitektur 4nm.

“Kami telah menciptakan laptop OLED 14 teringin di planet bumi ini. Ini dia MegaBook S14. Meskipun sangat ringan, perangkat ini masih memberikan kinerja luar biasa, dikarenakan oleh prosesor Snapdragon X Elite,” ungkap Oliver Mas, Global Product Launch Officer Tecno saat acara launching produk baru tersebut.

Spek Laptop Tecno MegaBook S14

MegaBook S14 diluncurkan bersamaan dengan layar OLED seluas 14 inci yang memiliki resolusi 2.8K, serta
refresh rate
120Hz.

Tidak hanya menyuguhkan gambar yang tajam dan jelas, layar ini juga memberikan pengalaman nonton yang semakin melibatkan lewat dukungan teknologi DTS:X Ultra serta dua speaker berdaya 2W.

Secara desain, laptop ini mempunyai body ramping dan ringan sehingga membuatnya menjadi perangkat yang praktis untuk dibawa saat berkelana. Dengan bobot kurang dari 1 kilogram, spesifiknya seberat 898 gram, hal tersebut menjadikan produk ini sebagai salah satu laptop OLED ukuran 14 inci dengan bobot terendah di pasaran.

Sebagai contoh, Asus Zenbook A14 (UX3407) perlu dipertimbangkan karena beratnya cukup ringan, hanya mencapai 899 gram.

Dalam hal kinerja, MegaBook S14 mengadopsi Snapdragon X Elite, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi serta kemampuan AI.

Pakai Snapdragon X Elite

MegaBook S14 diotaki oleh prosesor Snapdragon X Elite,
chipset
yang terkini dari Qualcomm dan dikembangkan secara eksklusif untuk kecerdasan buatan di perangkat PC.

“Snapdragon X Elite tak sekadar sebuah prosesor. Ia merupakan satu paket lengkap dirancang khusus bagi pengguna yang menginginkan performa optimal, keefisienan konsumsi energi, serta sejumlah fitur AI pada perangkat MegaBook S14,” jelas Kendra Kondap, SVP dan GM dari Qualcomm Compute Gaming, saat tampil dalam acara launching MegaBook S14.

Prosesor ini mendukung
dual-core boost
, yang mengizinkan respon lebih cepat ketika menggunakan sejumlah aplikasi.

Prosesor ini dilengkapi dengan NPU terintegrasi yang mampu mencapai 45 TOPS (Triliun Operasi per Detik), memperkuat kemampuan fitur artificial intelligence (AI)-nya.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan penanganan pekerjaan yang didasari oleh teknologi AI, contohnya adalah pencarian kata suara, analisis foto, serta berbagai fungsi otomatis lainnya.

TOPS (Tera Operations Per Second) merupakan indikator kinerja dalam bidang pemrosesan AI, yang menggambarkan seberapa banyak triliunan operasi dapat diselesaikan setiap detik.

Dengan 45 TOPS, laptop ini mampu menjalankan fitur AI seperti pengeditan video otomatis, peningkatan kualitas gambar, dan optimalisasi kinerja aplikasi AI dengan lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan prosesor tanpa NPU yang kuat.

Dengan adanya NPU ini, MegaBook S14 dapat mengaktifkan sejumlah fitur AI, termasuk pengendalian aplikasi lewat perintah suara dan ekspresi wajah via Cephalic, memberikan efek penerangan dan latar belakang maya pada panggilan Zoom, serta melakukan potong-menyambung video secara otomatis di CapCut.

Di samping itu, kecerdasan buatan juga diterapkan untuk memperbaiki mutu gambar dan video.

Prosesor ini digabungkan dengan model kecerdasan buatan berskala besar yang diciptakan oleh Tecno, menghasilkan kemampuan multitasking yang lebih baik serta kinerja superior untuk beragam pekerjaan terkomputerisasi berbasis AI.

Di samping Snapdragon X Elite, laptop Tecno MegaBook S14 ini juga tersedia dengan varian prosesor Intel Core Ultra.

Sebagai komponen dari sistem ekosistem AI Tecno, MegaBook S14 dilengkapi dengan sejumlah fitur yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan di antaranya:

  • Ella Asisten AI yang dirancang untuk mendukung beragam kegiatan penggunanya.
  • Pembuatan PPT berbasis AI untuk menghasilkan presentasi dengan cara otomatis.
  • Pencarian Gambar Berbasis AI agar mencari gambar menjadi lebih kencang dan tepat sasaran.
  • Transkripsi Pertemuan Offline dengan Dukungan untuk Beberapa Bahasa.
  • Album AI serta Asisten Suara AI guna memberikan pengalaman pengguna yang lebih intuitif.

Dukungan RAM LPDDR5X menjamin kelancaran dalam mengakses data. Selain itu, laptop ini disertai dengan dock eksternal berupa graphics card dari Nvidia, yang dapat meningkatkan kinerja untuk aktivitas seperti desain, gaming, serta produksi konten.

MegaBook S14 hadir dengan dukungan Wi-Fi 6E agar koneksi internet menjadi lebih lancar dan handal. Di samping itu, perangkat ini juga menawarkan proteksi tinggi melalui sistem keamanan terdepan beserta opsi log in menggunakan sidik jari.

Tecno menyatakan bahwa laptop ini dapat bertahan sepanjang hari hanya dengan satu kali pengisian baterai untuk ketahanan dayanya.

Tecno belum mengumumkan harga maupun ketersediaan dari laptop MegaBook S14 ini di pasaran internasional.

Chameleon Phones and Smart Lenses Take Center Stage at MWC 2025

Chameleon Phones and Smart Lenses Take Center Stage at MWC 2025

Being the globe’s premier event for wireless technology, the Mobile World Congress held in Barcelona brims with exhibitors displaying their most recent devices and innovations.

This year’s exhibits aim to impress attendees with incredibly realistic human-like robots, phones whose colors can change, intelligent contact lenses, and much more.

‘Ambient audio’ in phone conversations

Mobile equipment builder Nokia and operator Vodafone say their “3D spatial sound” will offer users “truly immersive audio” on phone calls, with the person on the line sounding as if they are in the same room.

While present call systems utilize just one audio channel to convey voices, the advanced system enables sounds to appear as though they are coming from various directions.

Labeled as “Immersive video and audio services” (IVAS), this technology necessitates smartphones equipped with dual microphones.

This, coupled with the requirement for a speedy 5G connection, suggests that it may be several years before the majority of users have access to this technology.

High-fidelity robot

Dressed in a black gown, with a red jacket and long brown hair, the highly lifelike human-like robot Amira is showcased by the Emirati telecommunications company Etisalat.

Although Amira replicates human characteristics with great precision, her motions still appear noticeably sluggish and disjointed.

Elliott White from Engineered Arts, one of the robot’s developers, mentioned that the machine can be linked to various generative AI “large language models,” enabling it to engage with humans.

Remote driving

At MWC, numerous connected vehicles could be found on display, yet attendees had the opportunity to remotely operate a car located 3,000 kilometers away in Finland from the GSMA congress organizer’s booth.

The configuration — consisting solely of a steering wheel and several displays — was developed by the Estonian company Elmo. They have equipped the vehicles with a specialized control system as well as numerous cameras, working together with Nokia.

Chameleonic smartphone

A Chinese company called Realme has created a smartphone whose color alters with the external temperature.

The casing of its 14 Pro series, designed to resemble a seashell, incorporates thermochromic pigments that change to blue at temperatures below 16 degrees Celsius (61°F) and turn white when it heats up.

The company behind the smartphone acknowledges that this merely ornamental feature won’t be relevant for long.

“As a result of regular usage, the temperature-responsive color-change feature will eventually become less effective,” according to Realme.

Smart contact lenses

A Dubai-startup called Xpanceo is working towards integrating advanced functionalities such as an “enhanced reality” screen, health tracking capabilities, and wireless charging into a bendable contact lens.

Models showcased at their booth demonstrate proof-of-concepts for various features that co-founder Roman Axelrod states they aim to integrate into one prototype device “by the end of 2026.”

For now the devices are relatively clunky, with a large metal coil needed to receive the wireless power to light up a single pixel on one demonstration lens.

Axelrod mentioned that those components would be made smaller with the use of “two-dimensional materials… just one atom thick.”

Those are the scientific insights that set us apart.

Solar-powered laptop

Lenovo, a Chinese PC manufacturer, has integrated solar panels into the lid of its Yoga Solar laptop to enhance battery longevity.

Lenovo claims that its 84 solar cells can supply power to the device even without being directly exposed to sunlight.

The laptops will include a power management system designed to determine when the solar panel should be utilized.

Lenovo stated that this innovation enables the solar panel to capture sufficient direct sunlight within 20 minutes, which can then be used to support up to one hour of video playback on a PC.

“Cat Eye” for detecting cataracts

Spanish telecommunications company Telefonica has teamed up with start-up Edgendria Innovacion to develop their “Cat Eye” tool.

Individuals can perform an eye examination on their own to assess if they have a cataract severe enough to necessitate surgery.

An image of each eye taken with a basic photograph is processed using an AI-driven system for disease detection.

As stated by Telefonica, this implies that doctors can delegate specific responsibilities to their staff, enabling them to step in at appropriate times and utilize their time more effectively.

5 Pilihan Terbaik HP RAM 8 GB Canggih di Rentang Harga Rp 2 Jutaan: Vivo Y28 & Redmi Note 14 4G Terbaru

5 Pilihan Terbaik HP RAM 8 GB Canggih di Rentang Harga Rp 2 Jutaan: Vivo Y28 & Redmi Note 14 4G Terbaru


Lifehack My ID

Telepon genggam (HP) yang memiliki RAM sebesar 8GB kini menjadi lebih mudah didapatkan pada rentang harga yang bersahabat.

Dengan memiliki RAM yang lebih besar, kinerja alat menjadi semakin sesuai untuk multitasking atau mengoperasikan berbagai aplikasi secara bersamaan.

Di kisaran harga sekitar dua juta rupiah, berbagai merek sudah meluncurkan opsi smartphone RAM 8GB yang memiliki spesifikasi menarik.

Dua contohnya adalah vivo Y28 dan Redmi Note 14 4G, yang baru-baru ini diperkenalkan di pasar lokal.

Berikut ini adalah lima saran smartphone dengan RAM 8GB yang dapat dibeli di kisaran harga Rp 2 jutaan untuk referensi Anda.


1. vivo Y29

Vivo Y29 dibekali dengan chipset Snapdragon 685 sehingga menawarkan kinerja yang handal.

Performanya kian handal berkat dukungan RAM sampai 8GB dan ruang penyimpanan yang bisa mencapai 256GB.

Di sektor layarnya, perangkat ini menggunakan panel IPS LCD yang memiliki ukuran 6,68 inci dan menawarkan resolusi HD Plus.

Untuk membuat tampilan menjadi lebih halus, layarnya dilengkapi dengan kecepatan refresh 120 Hz.

Bidang kameranya didukung oleh dual rear lenses di mana kamera utamanya beresolusi 50 MP dilengkapi dengan lensa kedalaman 2 MP serta LED flash.

Untuk ketahanannya, Vivo Y29 dilengkapi dengan baterai berkapasitas 6.500 mAh dan dukungan untuk pengisian cepat 44W.

Teknologi tersebut dipromosikan dapat mengisi baterai hingga 50 persen selama kurang lebih 40 menit.

vivo Y29 dapat dibeli dengan harga mulai dari Rp 2.599.000 untuk tipe memorinya 8 GB/128 GB.


2. Redmi Note 14 4G

Redmi Note 14 4G menghadirkan kekuatan performa dengan dukungan dari chipset Helio G99 Ultra.

Dilengkapi dengan RAM sebesar 8 GB beserta pilihan ruang penyimpanan 128 GB dan 256 GB, pengguna dapat lebih leluasa untuk menampung berbagai data mereka.

Layar ponsel ini mengusung teknologi AMOLED seluas 6,67 inci yang memiliki resolusi Full HD Plus, menjaga kualitas gambar tetap jernih dan tajam.

Di samping itu, layarnya menawarkan refresh rate 120 Hz serta kecerahan maksimal sebesar 1.800 nits.

Dalam bidang fotografi, Redmi Note 14 4G mengandalkan kameranya yang terdiri dari kamera primer beresolusi 108 MP, lense makro dengan resolusi 2 MP, serta sensor kedalaman 2 MP.

Kamera depan beresolusi 20 MP terletak pada titik lubang pemukul di bagian atas tengah layar.

Daya berasal dari baterai berkapasitas 5.500 mAH yang didukung oleh teknologi pengisian cepat sebesar 33W.

Teknologi tersebut dinyatakan dapat mengisi baterai hingga 55 persen dalam 40 menit dan mencapai kapasitas penuh dalam 77 menit.

Bila berminat, smartphone Redmi Note 14 4G dapat dibeli dengan rentang harga sekitar Rp


3. realme 13

Realme 13 datang dengan kinerja yang handal berkat prosesor Snapdragon 685.

Ponsel ini dilengkapi dengan RAM sebesar 8 GB dan memori internal berkapasitas 128 GB atau 256 GB yang bisa disesuaikan menurut keperluan Anda.

Komponen tampilan mengadopsi panel AMOLED seluas 6,67 inci yang memiliki resolusi Full HD Plus dan dilengkapi kecepatan Refresh Rate sebesar 120 Hz untuk memastikan gerakan gambar menjadi lebih lancar.

Kecerahan layarnya sangat baik, dengan tingkatan hingga 2.000 nits yang memastikan display masih terlihat jernih bahkan ketika berada di bawah cahaya matahari langsung.

Bidang kamera menggunakan setup dual lensa yang terdiri dari kamera primer beresolusi 50 MP dengan sensor SONY LYT-600 serta lensa monokrom sebesar 2 MP.

Kamera ini pun dilengkapi dengan berbagai fitur
Optical Image Stabilization
(OIS) agarhasil fotonyalebihstabil.

Untuk ketahanan baterenya, realme 13 dilengkapi dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh yang didukung oleh teknologi pengisian cepat 67W SUPERVOOC.

Teknologi tersebut dituduhkan dapat memasok energi sampai terpenuhi dalam waktu 47 menit.

Harga realme 13 di Indonesia dimulai dari Rp 2.999.000 untuk tipe memorinya 8 GB/128 GB.


4. Samsung Galaxy A16 4G

Samsung Galaxy A16 4G menghadirkan kekuatan luar biasa dengan dukungan dari chipset Helio G99.

Dilengkapi dengan RAM sebesar 8 GB dan storage berkapasitas 128 GB hingga 256 GB, ponsel ini memberikan ruang yang cukup lapang.

Layar ponsel ini mengusung teknologi Super AMOLED seluas 6,7 inci dan memiliki resolusi Full HD Plus.

Di luar ketajamannya, layar ini pun menyokong kecepatan pembaruan 90 Hz sehingga memberikan pengalaman visual yang lebih lembut dan lancar.

Pada bagian kameranya, Samsung Galaxy A16 4G dilengkapi dengan tiga kamera di sisi belakang yang terdiri dari satu kamera primer beresolusi 50 megapiksel, satu lagi lensa ultra-wide dengan resolusi 5 megapiksel, serta sebuah lensa makro dengan kemampuan 2 megapiksel.

Untuk ketahanan baterenya, ponsel ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh dan dukungan pengisian cepat hingga 25W.

Penambatan energi dapat dijalankan menggunakan port USB Type-C demi kenyamanan tambahan.

Di pasarnya Indonesia, Samsung Galaxy A16 4G tersedia di kisaran harga Rp 2.999.000 untuk versi memorinya yang berkapasitas 8GB/128GB.


5. Infinix HOT 50 Pro Plus

Infinix HOT 50 Pro Plus dibekali dengan kemampuan yang dihasilkan oleh prosesor MediaTek Helio G100.

Ponsel ini dilengkapi dengan RAM sebesar 8 GB dan ruang penyimpanan ekstensif 256 GB yang dirancang untuk memenuhi keperluan para pemakai.

Bagian tampilan menjadi fokus utama berkat desain yang melengkung atau disebut juga sebagai 3D-Curved Screen.

Panel layar pada perangkat ini memiliki ukuran 6,78 inci dan menggunakan teknologi AMOLED dengan kualitas gambar Full HD+. Selain itu, layar tersebut juga dilengkapi dengan kecepatan refresh rate mencapai 120 Hz sehingga memberikan visual yang lebih halus.

Aspek fotografi menampilkan setup triple kamera di bagian belakang, dengan kamera utama beresolusi 50 MP, lensa kedalaman 2 MP, serta ada satu lagi lensa ekstra tanpa rincian lebih lanjut.

Untuk pasokan energi, ponsel ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh dan dukungan pengisian cepat sebesar 33W.

Fitur pengisian cepat ini diklaim dapat mengisi baterai hingga 50 persen dalam waktu 26 menit, dengan tambahan teknologi Bypass Charging dan Perlindungan Pengisian Malam Hari.

Jika berminat, Anda dapat membeli Infinix HOT 50 Pro Plus seharga kurang lebih Rp 2.599.000.

(*)

Lihat Berita dan Artikel lainnya di
Google News

(RamaFitra/Lifehack My ID)