Arsenal Fan TV Host Robbie Lyle Credits “Nature’s Ozempic” for Stunning Body Transformation; Michael Owen Swears by It Too

Arsenal Fan TV Host Robbie Lyle Credits “Nature’s Ozempic” for Stunning Body Transformation; Michael Owen Swears by It Too


  • AFTV host Robbie Lyle has experienced significant weight loss over the past few months.

  • The YouTube celebrity attributed his transformation to ‘nature’s ozempic’ in a recent upload.

  • SOCCKER A-Z: Tune in now via your preferred podcast platform, or catch it on YouTube. Fresh episodes drop every Wednesday and Friday.

AFTV host Robbie Lyle attributes his significant transformation to what he calls ‘nature’s Ozempic.’
weight loss
in recent weeks.

Ozempic has become the newest celebrity obsession in recent months, catching the attention of numerous individuals including
Oprah
Oprah Winfrey and Kathy Bates — turning to it for assistance with their fitness journeys.

Nevertheless, Lyle has become part of a select group of celebrities who have opted for ‘nature’s Ozempic,’ widely recognized as berberine.

According to Medline, berberine aids in strengthening heart contractions and has additional benefits such as antibacterial properties, assisting in regulating blood glucose levels, and reducing inflammation.

One of the main ingredients in supplements produced by wellness brand Oxford Natural is what Lyle has utilized to aid in his remarkable physical metamorphosis.

Sharing thoughts via a video post
the brand’s Instagram account
Lyle clarified: “This is Robbie speaking! Let me take this moment to hype up Dr Andre and also extend my praise to everyone at the Oxford Natural Clinic.”



These supplements have truly been beneficial for me! Optimum Day and Optimum Night. This particular supplement really assists me in getting a quality rest at night.

This particular item has truly assisted me in maintaining a balanced diet and improved my metabolic rate. Let me assure you; I have shed quite a bit of weight because of it.

‘I am feeling fantastic. I’m working out regularly, maintaining a healthy diet, and these supplements have truly made a significant difference for me. Hence, kudos to them!’

Fans were swift to spot the physical transformation of Lyle, with someone sharing a before-and-after image comparing him from several months ago. The comment stated: ‘Well done to Robbie for losing weight.’

Based on what is stated on the Oxford Natural website, these supplements aim to purportedly ‘offer improved weight management, better metabolic function, and assistance with blood sugar levels’.

Berberine has been a
fixtures in Chinese and Ayurvedic medicine
For millennia, it has been used to address a wide range of issues such as conjunctivitis, itching, elevated blood glucose levels, and urinary tract infections, along with various bacterial infections.

In addition to Lyle, former Liverpool player Michael Owen is another ex-professional footballer who has supported Oxford Natural products.

On his website, Owen asserts that he has shed more than ’15kg’ after using the supplements.

In a video snippet, he mentioned: “Hello everyone, I just wanted to express my gratitude to Oxford Natural Clinic. Ever since I joined their program under Dr Andre’s guidance, I have shed 15kg. It has truly been quite a remarkable change!”



On the other hand, Ozempic imitates glucagon-like peptide-1, known as GLP-1, which is a hormone produced by your intestines upon eating. This substance suppresses appetite signals in the brain and prompts the pancreas to secrete insulin—a hormone responsible for controlling blood glucose levels.

Regarding Ozempic, numerous private physicians adhere to the policy of not prescribing it exclusively for weight management; however, a few might be willing to do so for individuals without diabetes.

Over the past several years, an increasing number of individuals have opted to use Type 2 diabetes medications. These drugs enable them to effortlessly lose weight that they had been struggling with for many years. However, these treatments might lead to potential unknown long-term side effects like pancreatitis.

Celebrity figures such as Kelly Clarkson, Whoopi Goldberg, Oprah Winfrey, Elon Musk, Rebel Wilson, Chelsea Handler, Amy Schumer, Sharon Osbourne, Sheryl Underwood, Lauren Manzo, Dolores Catania, and Golnesa ‘GG’ Gharagedaghi have acknowledged using semaglutide medications.

Read more

7 Gaya Cepat Modis: Memakai Jas denim Untuk Setiap Kesempatan

7 Gaya Cepat Modis: Memakai Jas denim Untuk Setiap Kesempatan

Jaket

denim

Memang tidak pernah lekang oleh waktu! Trennya sudah ada sejak zaman orang tu kita dahulu, ternyata hingga kini masih menjadi pilihan utama bagi banyak kalangan.

millennials

Dan generasi Z. Alasannya terutama adalah, tentu saja, karena bahannya yang nyaman dan sesuai untuk semua jenis.

outfit

. Sekedar

hangout

Di kafe atau menonton pertunjukan festival musik, biasanya orang memakai jaket.

denim

menjadi andalan.

Tapi sebetulnya sangat disayangkan kalau jaket itu

denim

hanya kamu yang digunakan untuk itu saja

outfit

Anda terlihat santai. Meskipun begitu, jaket tersebut.

denim

bisa lho kamu jadikan

outerwear

untuk menuju ke tempat kerja bahkan

formal occasion

Kamu hanya perlu mencampurnya dengan berbagai warna.

fashion item

yang mendukung. Agar Anda memiliki inspirasi dalam memakai jaket

denim

Untuk setiap acara, berikut Popbela susun 7 gaya fashion yang menampilkan jaket.

denim

yang bisa kamu tiru!

1. Seragam berwarna putih penuh, gunakan blazer tersebut

denim

sebagai

statement

!

Ingin tampil dengan gaya santai, tidak perlu khawatir itu semua.

mix & match fashion item

. Cukup pasangkan jaket

denim

dengan kaos,

jeans

dan

sneakers

, kau sudah siap untuk pergi nih! Agar bisa memakai jaketnya.

denim

kamu terlihat lebih

statement

, pilih

outfit

berwarna putih. Selain terlihat lebih bersih, warna putih juga memberikan

look

yang lebih cerah.

2. Cocok untuk tiap acara, kombinasikan jaket

denim

dengan

leather skirt

Sebagai pilihan mode kedua, buatlah tampilan fashionmu semakin beragam dengan trik sulapnya.

stunning

dengan memasangkan jaket denim,

turtleneck cropped top

dan

leather skirt

. Jaket

denim

yang memiliki bercak putih juga oke. Nggak hanya acara santai,

look

pertama ini pun cocok buat dipake di acara yang lebih resmi. Di waktu malam, cukup tambahkan beberapa pernak-pernik yang akan membuat penampilanmu jadi lebih mewah, seperti contohnya kalung atau anting.

hoop

yang lebih besar atau mungkin juga dengan

high knee boots

berwarna hitam yang elegan.

3.

Catchy

ketika hadir di peragaan busana menggunakan jaket

denim

dan

maxi dress

Kenakan

maxi dress

bermotif kotak-kotak untuk menghadiri undangan pegelaran busana adalah pilihan yang tepat.

Dress

Bermotif kotak-kotak ini dikenal karena desainnya yang tidak begitu resmi tetapi juga tidak terlalu santai.

Mix & match

kamu jangan berhenti sampai situ saja. Pasangkan dengan jaket

denim

yang mempunyai aksen pita dan

ripped

dibagian bawah jaketmu.

Catchy

!

4. Ada

meeting

mendadak! Pasangkan

fashion item

yang tampak resmi menggunakan jaket

denim

Ada

meeting

tiba-tiba? Wah, kau harus cepat, Bela! Meskipun kau tidak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan diri, jangan gunakan pakaian sembarangan, ya! Kita perlu tampil masih profesional di tempat kerja. Pilihlah kaos dengan atasan yang sesuai,

wide length pants

berbahan

suede

,

leather bag

serta

pointed shoes

yang timeless nan elegan. Sebagai

outerwear

Tidak ada salahnya jika Anda memilih untuk mendapatkan jaket.

denim

. Jangan khawatir, jaket

denim

tidak akan membuatmu tampak terlalu santai lho, bahkan dengan memakai jas hujan itu.

denim

bisa menjadi

statement point

pada

total look

kamu.

5.

Dress

yang

catchy

akan semakin

catchy

dengan jaket

denim

Mulai bingung menentukan

outfit

untuk jalan-jalan saat siang hari?

Look

ini bisa menjadi pilihan kamu, Bela! Coba deh, gunakan

dress

berwarna terang yang dapat membuat Anda lebih bersemangat. Sebagai contoh, seperti warna kuning, merah, atau

orange

. Supaya nggak terlihat

ngejreng

, jaket

denim

Jadi asistennya. Jaket jeans berwarna biru muda yang khas sangat pas jika dicampurkan dengan semua tipe warna, bahkan yang cerah sekalipun. Pakaian trendi ini dapat membuatmu bergairah seharian loh!

6. Jangan kelewatan untuk ikut tren

denim on denim


Denim on denim

kembali

ngetren

nih. Kamu jangan sampai melewatkan moment ini untuk pakai

outift

serupa. Kamu bisa mulai dengan jaket

denim

dengan

jeans

. Berikan

total look

yang lebih

edgy

dengan

sunglasses

, tas dan

high heels

yang

statement

Sungguh mengecewakan! Popbela pasti setuju,

look

Ini akan membuatmu menjadi fokus utama perhatian.

7. Tidak perlu khawatir untuk memakai jaket itu.

denim

untuk ke kantor

Siap bilang jaket

denim

nggak bisa kamu gunakan untuk ke kantor? Yuk coba

look

satu ini! Kamu hanya perlu pasangkan jaket

denim

dengan

blouse

dan kulot berwarna netral. Warna-warna netral pada

outfit

ke kantor adalah warna yang cukup aman kok. Supaya terlihat lebih formal namun tetap

high fashion

Tidak ada salahnya jika Anda melakukan itu.

high knee boots

dengan motif

animal print

yang

catchy

. Sebagai tambahan akhir, Anda dapat mengaplikasikan

clutch

atau

kelly bag

. Mudah kan, Bela?


Ribuan Warga Desa Ini Tak Perlu Berbuat Banyak, Hanya dengan Tenang Nikmati THR Lebih dari Biasa

Ribuan Warga Desa Ini Tak Perlu Berbuat Banyak, Hanya dengan Tenang Nikmati THR Lebih dari Biasa

Lifehack Kartu Identitas, KLATEN — Di akhir bulan Ramadhan menjadi kesempatan untuk meningkatkan kebiasaan berbelanja. Barang-barang yang menarik dan dapat memperbaiki penampilan di hari raya Idul Fitri akan dipertimbangkan untuk dibeli.

Walaupun ada peribahasa yang menyebut bahwa Lebaran tidak hanya tentang orang-orang berpakaian baru, melainkan juga yang kesalehan mereka meningkat, namun masih banyak orang yang memprioritaskan memiliki pakaian baru saat hari raya tersebut.

Habit ini mendorong banyak orang untuk berjuang ekstra dalam mendapatkan tunjungan hari raya (THR). Berbagai metode digunakan untuk mencapainya, seperti menyusun proposal, memohon dengan sopan, menggunakan kekerasan, bahkan sampai melakukan tindakan tercela pada orang lain. Hal tersebut sungguh sangat disayangkan.

Meski demikian, ada sesuatu yang mengundang minat di Desa Wunut, Klaten, Jawa Tengah. Sama seperti beberapa tahun lalu, desa tersebut kembali menyediakan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi penduduk lokal dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari Wunut. Tinggal menunggu saja tanpa harus bersusah payah atau melakukan tindakan kurang pantas hanya demi mendapatkan THR.

Kepala Desa Wunut Iwan Sulistya Setiawan mengatakan bahwa terdapat 2.289 individu yang mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) pada tahun ini, dengan jumlah per orang senilai Rp 200.000. Dia menyebutkan, “Kemarin tim kami telah mendistribusikan dana THR secara keseluruhan mencapai Rp 457.800.000.”

Di samping itu, sebelumnya desa telah menyediakan bantuan senilai Rp 600.000 per individu bagi warga tidak mampu. Jumlah penerimanya mencapai 200 orang secara keseluruhan.

Komitmen desa dalam menggunakan pendapatan ini didasarkan pada niat saling memberikan kepada warganya. Pemdes Wunut mengakui betul bahwa modal awal dari danadesa yang digunakan untuk memajukan pariwisata Umbul Pelem seharusnya dikembalikan demi kesejahteraan rakyat setempat.

“Memang itu adalah dukungan dari pemerintah, sehingga kita perlu memanfaatkannya semaksimal mungkin bagi kepentingan warga,” ujarnya.

Sebelum dipindah keluar, menurut hukum Islam, desa tersebut berjanji untuk membersihkan pendapatan dengan menyumbangkan 2,5% dalam bentuk Zakat yang akan didistribusikan kepada warga tidak mampu.


Di luar premi jaminan sosial dan uang lembur hari raya (THR), bagian dari penghasilan ini juga dialokasikan untuk pembayaran gaji honorer kepada guru TPA yang bertugas di wilayah tersebut. Tambahan lagi, para guru TPA memiliki hak pula atas penerimaan THR.

Sebab Desa Wunut memajukan penduduknya

Untuk penduduk Solo dan daerah sekitarnya, pastinya sudah tidak asing lagi dengan Umbul Pelem yang terletak di area wisata Janti, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pertama-tama, Umbul Pelem ini adalah sebuah sumber mata air yang populer di kalangan remaja lokal sebagai destinasi berenang. Sementara itu, area sekitarnya umumnya digunakan untuk bercocok tanam sayuran air seperti selada air.

Meskipun demikian, berkat penggunaan anggaran desa senilai Rp2,4 miliar, sumber air alami itu kini telah diubah menjadi destinasi wisata yang lebih atraktif dan diberi nama Umbul Pelem Water Park.

Kepala Desa Wunut mengatakan proses pengembangan tempat wisata tersebut dimulai pada tahun 2016 sampai dengan 2021.

Dengan modal tersebut, omzet dari Umbul Pelem yang ditangani oleh BUMDes Sumber Kamulyan kini telah menembus angka Rp26 miliar.

Walaupun hanya pada skala desa, komitmen pemerintahan desa serta Badan Usaha Milik Desa pantas untuk dihargai karena telah mengelola pendapatan besar secara profesional.

Iwan mengatakan bahwa terdapat anggaran dasar untuk keperluan keluarga yang telah disetujui melalui musyawarah desa.

Desa juga bertekad meningkatkan kesejahteraan penduduknya dengan mengalokasikan dana itu, di antaranya melalui pembiayaan jaminan sosial seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat yang belum dilindungi pihak lain.

Untuk BPJS Ketenagakerjaan, tiap warga mendapatkan pembayaran premi untuk tiga program yaitu perlindungan atas risiko kematian, asuransi terhadap kecelakaan saat bekerja, serta dana pensiun.

Untuk BPJS Kesehatan, setiap warga mendapatkan pembayaran premi untuk layanan tingkat III.


Tiap tahun, desa itu mengalokasikan anggaran senilai Rp624 juta untuk membayar premi BPJS Ketenagakerjaan, sementara untuk BPJS Kesehatan jumlahnya mencapaiRp264 juta.

Di samping itu, terdapat juga anggaran dana sosial yang digunakan untuk bantuan kepada masyarakat tanpa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Bila mereka meninggal dunia, akan mendapatkan bantuan sebesar Rp10 juta.

Apabila Anda memiliki BPJS Ketenagakerjaan, desa akan menangani proses pengklaiman dana jaminan kematian (JKM) berdasarkan pada aturan yang berlaku.

Pengembangan

Walaupun saat ini hanya bergantung pada penghasilan dari Umbul Pelem Water Park saja, Desa Wunut berkomitmen kuat untuk memaksimalkan sumber daya yang tersedia.

Muhlisin, Sekretaris BUMDes Sumber Kamulyan, menyebut bahwa berkat adanya sumber air alami, Umbul Pelem kini memiliki satu kolam dewasa sekaligus dengan kedalaman antara 1,5 sampai 2 meter serta dua buah kolam khusus anak yang sudah dilengkapi dengan waterboom.

Di samping itu, tersedia juga kolam terapi ikan, area bermain di bawah salju, Pelem Resto, gazebo, serta tempat outbound.

Pada waktu normal, sekitar 200 hingga 400 orang mengunjungi tempat tersebut setiap harinya. Di sisi lain, pada hari Sabtu-Minggu serta tanggal merah, angka kunjungan dapat meningkat drastis menjadi 5.000 orang.

Harga tiket pun berbeda-beda. Apabila pada hari biasanya ditoko seharga Rp8.000 per orang, maka pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur naik menjadi Rp10.000 per orang.

Meski selama liburan Idulfitri mendatang tempat wisata itu akan tetap terbuka. Dilihat dari Hari Pertama Idulfitri beberapa tahun lalu, jumlah kunjungan berkisar antara 1.000 hingga 1.500 orang, sementara untuk Hari Kedua Idulfitri, jumlah pengunjung mencapai kira-kira 3.000 jiwa.

“Titik puncaknya umumnya tercapai pada hari ketiga, dengan jumlah mencapai hingga 8.000 orang jika melihat data dari tahun lalu,” jelasnya.

Pada saat ini, pendapatan rata-rata untuk BUMDes yang dikendalikan melalui objek wisata itu berkisar antaraRp400juta per bulan.

“Lebih dari Rp6 miliar untuk tahun 2024, dan ini hanya untuk satu destinasi pariwisata saja,” ujarnya.

Agar dapat memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia, Desa Wunut berencana meluncurkan objek wisata baru yaitu kolam renang Umbul Gede khusus untuk wanita Muslimah menjelang akhir tahun ini.

Mirip seperti Umbul Pelem, kelak di Umbul Gede akan ditambahkan fasilitas berupa objek wisata air, restauran, serta waterboom.

Agar tempat wisata tetap menyenangkan bagi tamunya, pihak manajemen dengan senang hati menerima saran dari para pengunjung. Karena alasan ini, berbagai ide baru diterapkan selama fase perbaikannya guna merespons setiap kritik dan usulan.

Inovasi yang telah direalisasikan di Desa Wunut dalam menggunakan anggaran desa untuk mengatur sumber daya alam serta memberdayakan hasilnya bagi kemakmuran penduduk setempat pastinya dapat menarik perhatian dan sebaiknya dicontoh oleh desa-desanya negara kita. Hal ini pun membantu warga menjadi lebih otonom melalui pemanfaatan kekayaan yang ada di lingkungan tempat tinggal mereka sendiri.

Ahli Diet Coba Gaya Makan Victoria Beckham dalam Sehari, Hasilnya Mengagetkan

Ahli Diet Coba Gaya Makan Victoria Beckham dalam Sehari, Hasilnya Mengagetkan


Seorang pakar gizi menguji coba gaya hidup makanan seperti milik Victoria Beckham dalam satu hari. Ternyata, hal mengejutkan berlangsung di tubuhnya setelah itu.


TRIBUNSTYLE.COM –

Victoria Beckham sudah lama dikenal sebagai ikon inspirasi kecantikan dan penampilan sempurna sejak debutnya sebagai Posh Spice dalam grup Spice Girls pada tahun 1994.

Sejak saat itu, dia tetap menjaga postur tubuh yang sangat kurus, entah karena tekanan dari perhatian publik atau pengaruh partisipasinya di dunia mode.

Namun, apakah memiliki tubuh sangat ramping sebenarnya hal yang layak diidamkan? Atau malah harus dibarengi dengan peringatan?

Saya sendiri tidak pernah bercita-cita untuk menjadi sangat kurus, tetapi setelah menonton video dari ahli gizi Abbey Sharp, saya semakin yakin bahwa saya tidak menginginkannya sama sekali.

Menjaga Berat Badan Tetap Langsing Biaya untuk menjaga berat badan seimbang ala Victoria Beckham ternyata tidak murah. Namun, setidaknya ia cukup transparan mengenai upaya yang dibutuhkan agar bisa tampak demikian.

Satu hal yang kerap kali mengusik saya terkait industri selebriti adalah ketidaktahuan publik akan cara mereka merawat penampilan fisiknya.

Banyak di antara mereka membentuk kesan seolah-olsih badan ideal tersebut diperoleh dengan cara yang natural, namun pada dasarnya dibutuhkan komitmen kuat terhadap rutinitas diet dan latihan fisik.

Mempertahankan bentuk tubuh ramping tanpa menggunakan obat-obatan atau genetika khusus memerlukan disiplin yang kuat, pengendalian pola makan yang ketat, serta mengonsumsi jenis makanan yang hampir sama tiap harinya.

Rutinitas Diet yang Ketat

David Beckham pernah mengungkapkan dalam sebuah wawancara betapa ketatnya pola makan istrinya:

Saya mengalami kesulitan karena sudah menikah dengan orang yang selalu memakan hal yang sama untuk 25 tahun belakangan ini. Sejak pertemuan kami dengan Victoria, ia cuma menyantap ikan bakar serta sayuran kukus saja.

Satu-satunya saat dia pernah mencoba makanan di piring saya adalah ketika dia sedang hamil Harper. Itu adalah salah satu malam favorit saya.

Klaim tersebut cukup menggambarkan betapa kaku dan membosankannya diet yang dijalani oleh Victoria. Banyak orang menemukan bahwa saat mereka berkumpul bersama keluarga atau sahabat, aktivitas makan menjadi bagian penting dari momen-momen istimewa itu.

Walaupun kegembiraan tak selalu ditentukan oleh makanan, namun menahan diri dengan berlebihan untuk merasakan kenikmatan masakan dapat membuat perasaan sedih.

Resiko Kesehatan Akibat Diet Ketat Menurut ahli nutrisi Abbey Sharp, terdapat berbagai resiko kesehatan yang berkaitan dengan diet ala Victoria Beckham.

Sebagai contoh, memakan terlalu banyak ikan dapat menyebabkan peningkatan tingkat merkuri di dalam tubuh. Ahli kesehatan merekomendasikan bahwa asupan ikan harus dibatasi sampai 2-3 porsi setiap pekan, sedangkan Victoria mengkonsumsinya dua kali sehari.

Berikut adalah sketsa tentang pola makan harian Victoria Beckham:

Pagi: Dua sendok makan cuka sari apel ketika perut dalam keadaan kosong serta secangkir air hangat yang dicampur jeruk nipis.

Sarapan: Minuman smoothie hijau yang terdiri dari apel, kiwi, lemon, bayam, brokoli, biji chia, dan air kelapa atau toast dengan alpukat

Untuk makan siang: salad yang berisi alpukat dan kacang-kacangan disertai ikan bakar, tidak menggunakan minyak tetapi hanya memakai cuka balsamic.

Makan malam: Ikan bakar disertai sayur steamed.

Abbey Sharp enggan mematuhi diet tersebut dengan ketat. Alih-alih, dia menyiasati pilihan makannya supaya tetap sehat namun lebih beragam dan enak.

Olahraga yang Keras, Di samping menerapkan diet yang sangat disiplin, Victoria Beckham juga melakukan olahraga fisik dengan keras.

Dia berlatih olahraga dua kali sehari selama setidaknya dua jam. Hal ini tidak menjadi tugas ringan untuk mayoritas orang yang mempunyai kewajiban dan aktivitas lain dalam kehidupannya.

Menemukan Keseimbangan yang Sehat Pada akhirnya, setiap orang bebas memilih gaya hidup yang mereka inginkan.

Mungkin bagi Victoria, rutinitas ini sudah menjadi bagian dari hidupnya dan ia merasa baik-baik saja. Namun, kesehatan tidak hanya soal bagaimana kita terlihat dari luar, tetapi juga tentang bagaimana kita merasa di dalam.

Kebugaran sesungguhnya meliputi kecerian hati, keserasian, serta menikmati hidup. Anda tidak harus menjalani rutinitas makanan ketat atau berolahraga secara berlebihan untuk memenuhi standar penampilan tertentu.

Lebih utama adalah mencari keseimbangan yang menjaga kebugaran tubuh dan pikiran kita.

(TribunSytle.com/Aris/yourtango.com)

How Luxury Hotels Are Transforming Into Wellness Destinations: Think Phuket’s Anantara Layan, Four Seasons Singapore x Chi Longevity, and Six Senses Ibiza x Rose Bar

How Luxury Hotels Are Transforming Into Wellness Destinations: Think Phuket’s Anantara Layan, Four Seasons Singapore x Chi Longevity, and Six Senses Ibiza x Rose Bar

Leading hotels are increasingly focusing on wellness, as reported by the Global Wellness Institute, providing comprehensive physical and spiritual experiences to draw in travelers who prioritize their health.

As we enter the golden age of wellness tourism – the industry is growing exponentially and will be worth US$1.4 trillion by 2027 according to the Global Wellness Institute – luxury hotel brands are looking to capitalise on the trend by creating next-level wellness experiences to lure in new customers.

“Modern travelers are quite knowledgeable, and wellness tourists particularly so,” states Trisha Bannister, who serves as the wellness director at the recently launched Layan Life within the Anantara Layan resort.
Phuket
They are searching for locations that offer more than just spas, yoga retreats, or superficial solutions typically available at many hotels.

Previously, individuals focused on maintaining their well-being often visited specialized wellness retreats like Thailand’s Chiva-Som or The Farm in the Philippines for advanced medical and wellness services. However, these establishments now encounter strong rivalry from high-end hotels that provide comprehensive packages integrating physical care, holistic practices, and spiritual elements, all while delivering top-notch service and luxurious lodging options.

Are you looking for insights into the most significant issues and developments globally? Find your answers here.
SCMP Knowledge
Our updated platform features handpicked content including explainers, FAQs, analyses, and infographics, all provided by our acclaimed team.

“Hotels are enhancing their amenities to compete with wellness resorts, while wellness retreats are adopting strategies from hotels to improve guests’ experiences and overall satisfaction. These once distinct sectors are becoming more intertwined,” says Cathy Feliciano-Chon, managing partner at marketing firm Finn Partners, which represents brands such as The Mandarin Oriental and Marriott International Luxury Brands.

“Often, these hotels team up with well-known wellness centers since this is the fastest and most effective method for them to provide wellness services. After all, hotels focus on hospitality. To execute this properly, they must incorporate expertise from wellness professionals,” she explains, pointing out instances like the Four Seasons Singapore working alongside Chi Longevity and Six Senses Ibiza joining forces with Rose Bar, spearheaded by renowned wellness authority Dr Mark Hyman.

The current trend involves hotels establishing and running their own centers that provide top-notch facilities, treatments, and personnel. These centers frequently serve both locals and visitors alike. For instance, consider Surrenne, a London-based wellness and longevity members’ club initiated by Maybourne Hotels at The Emery, which debuted last April. This 2,000 square-meter area is solely dedicated to health and wellbeing and features the nation’s premier studio from international fitness icon Tracy Anderson.

The Wellness Brand Soneva Soul, conceived by Soneva Resorts’ creator Sonu Shivdasani, stands out remarkably. This venture integrates traditional therapeutic practices with contemporary technological advancements to craft customized wellness journeys encompassing exercise routines, restorative sleep programs, healthcare solutions, and cutting-edge regeneration therapies such as stem cell treatments—all tailored for guests enjoying their vacations.

Recently introduced to the area is Layan Life, which commenced operations last September. Situated within the premises of the Anantara Layan Phuket Resort, this medical wellness center occupies a custom-designed building spanning an impressive 1,767 square meters, incorporating elements inspired by biophilia. Just a brief stroll away from the resort’s principal swimming pool and dining venue, the striking interior seamlessly merges modern architectural aesthetics with natural surroundings. Its features include expansive glass panels, soothing earthy hues, spacious areas flooded with plenty of daylight—a setting so exquisite it could easily grace the pages of a high-end design publication.

The ground level, accessible to both hotel residents and members, includes a cutting-edge fitness center, yoga and Pilates studios, meditation spaces, and a hydrotherapy zone equipped with temperature-controlled vitality pools, a Himalayan salt sauna, and a steam room. On the top floor, visitors have access to advanced medical and integrative therapies such as physiotherapy, cosmetic treatments, and intravenous procedures.
cryotherapy
, a hyperbaric chamber and colon hydrotherapy utilizing state-of-the-art equipment and technology.

The center also excels in traditional Thai medicine (TTM). Visitors can consult with a certified professional, try various distinctive therapies, and purchase customized remedies from the Thai herbal pharmacy.

Bannister states that Layan Life was established to debunk the limitations often associated with traditional wellness retreats. We achieve this by providing a welcoming environment for all our guests regardless of their age or phase of life. Guests have the option to join with friends and family or opt for a solitary getaway, which distinguishes us from others. Our visitors can reside at our resort or find accommodation nearby according to their preferences.

Customization and data-driven insights form the foundation of Layan Life. While prefabricated programs are offered, visitors are motivated to assume control over their wellness objectives by engaging in various diagnostic assessments prior to selecting their therapies. These evaluations include epigenetic screenings through hair samples and heavy metal checks, along with examinations of skin condition, posture, and full-body scans.

Everything mentioned above can be experienced alongside the usual pleasures of a vacation, whether relaxing at the swimming pool or socializing with pals.

“Our visitors desire to feel comprehended regarding their well-being and requirements, and they expect us to tailor our services accordingly during their stay, thus providing an extremely personalized experience,” explains Bannister.

Notably, certain elements of Layan life have been incorporated into the hotel experience. This ranges from the bespoke wellness offerings available at the primary dining area to a free daily schedule featuring activities like boxing, strength training, and flexibility exercises. Additionally, they intend to introduce programs aimed at addressing prevalent issues such as menopause and improving sleep quality.

“One of our primary measures of success is making sure that our guests can absorb their experiences fully and remain present—without feeling pressured to check every box or engage in a performance-driven encounter,” Bannister explains.

The dual nature of being at a wellness facility as well as an everyday retreat gives guests a feeling of routine continuity.


4 trending wellness travel ideas for 2025


1. Sexual well-being

– aside from menopause and fertility,
sexual health
is becoming clearer, as more women feel emboldened to take control of their sexual desires.


2. AI-powered wellness


AI
Is revolutionizing the way we analyze data, allowing for greater customization of our health objectives and plans.


3. Returning to the natural world

– From grounding to forest bathing, deepening one’s connection with nature has shown benefits for both mental and physical well-being.


4. Longevity

– There are numerous benefits to
biohacking
, featuring programs that include brain health training, along with mobility and cognitive exercises, which contribute to a longer, more healthy life.

More Articles from SCMP

Thai authorities initiate a search operation for a delivery person suspected of robbing a gold shop.

Meet Gary Barlow’s daughters and towering son: so far, they’ve preferred staying out of the spotlight to focus on their studies and health – with eldest child Dan easily overshadowing his renowned father.

‘Two Sessions’ 2025: Can China Enhance Its Investment Story with AI Improving Economic Prospects?

The United States is poised to impose additional tariffs on China. What will be Beijing’s reaction?

The article initially appeared on the South China Morning Post (www.scmp.com), which serves as the premier source for news coverage of China and Asia.

Copyright © 2025. South China Morning Post Publishers Ltd. All rights reserved.

Tidur dengan TV Nyala: Rahasia Psikologis di Balik Kebiasaan Unik Ini

Tidur dengan TV Nyala: Rahasia Psikologis di Balik Kebiasaan Unik Ini


Lifehack My ID.CO

– Bisa jadi Anda pernah menjumpai orang yang gemar tertidur dengan televisi masih hidup. Biasanya kebiasaan seperti itu dikira hanya akan merusak tagihan listrik atau gangguin pola tidur, namun dari sudut pandang ilmu psikologi terdapat sebab-sebab lain yang mendasari tindakan aneh tersebut.

Orang-orang semacam itu mungkin mempunyai ciri khas atau tendensi spesifik yang menunjukkan bagaimana mereka berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Menurut artikel di Personal Branding Blog, berikut adalah 7 tindakan umum terkait dengan kebiasaan tersebut.

1. Takut Keheningan

Untuk beberapa individu, ketenangan sebenarnya dapat menimbulkan perasaan cemas. Keheningan pada malam hari kadang-kadang menciptakan sensasi kesendirian atau bahkan kewaspadaan yang tak mudah untuk diceritakan. Bunyi televisi yang berkelanjutan ternyata berguna dalam melengkapi keriuhan tersebut dan menjadi alat pengalih dari pemikiran-pemikiran yang mengganggu.

Dalam bidang psikologi, hal ini biasanya berhubungan dengan dorongan untuk merasakan koneksi atau menyingkirkan pikiran kompleks yang dapat menyebabkan ketegangan. Oleh karena itu, bagi sebagian orang, bunyi televisi tidak hanya merupakan nada latar, tetapi juga cara melepaskan diri dari kesunyian yang dianggap membahayakan kedamaian mentalnya.

2. Kemampuan Multitasking

Entah percaya atau tidak, banyak orang yang biasanya tertidur dengan televisi menyala justru memiliki kemampuan otak untuk memfilter informasi. Hal ini disebabkan oleh rutinitas tidur di hadapan suara latar tersebut, sehingga secara tak sadar mereka telah melatih diri untuk menentukan mana informasi yang perlu diperhatikan dan yang bisa dilupakan.

Sayangnya, kebiasaan tersebut juga berpotensi merugikan mutu waktu istirahat mereka. Pencahayaan bluelight dari televisi mampu menciptakan gangguan pada pola siklus alami tubuh, sehingga menyulitkan proses masuk ke fase tidur yang nyenyak. Walaupun demikian, perilaku multitask ini pun mencerminkan tingkat kemampuan adaptasi untuk menjalankan beberapa aktivitas secara bersamaan dengan cerdik.

3. Imajinatif

Televisi yang menyala sebelum tertidur kerapkali membuka jalan ke imajinasi tanpa batasan. Untuk orang-orang dengan jiwa kreatif, gambaran dari tayangan televisi ataupun film dapat merangsang mimpi berwarna-warni serta mendorong lahirnya inspirasi baru.

Di bidang psikologi, hal tersebut berhubungan dengan jejaring modus default (DMN) dalam otak, yang bekerja ketika seseorang biarkan pikirannya berkelana. Melalui pemanfaatan televisi, mereka tanpa disadari mendukung proses kreatif otaknya. Oleh karena itu, tak perlu terkejut apabila individu seperti ini lebih sering menunjukkan pemahaman serta ide-ide yang segar dan asli.

4. Mencari Kenyamanan

Televisi yang berfungsi dapat memberikan perasaan kenyamanan dan keamanan, terlebih untuk orang-orang yang tengah menghadapi kesulitan. Bunyi-bunyian yang dikenali dari program pilihan atau sinarnya yang redup membentuk atmosfer yang meredamkan, seringkali mirip jaket pelindung hangat.

Psikolog menjelaskan bahwa hal ini merupakan cara untuk menemukan kenyamanan, di mana individu berusaha mengurangi tekanan dengan merancang suasana yang dirasanya hangat dan familiar. Setelah melalui hari yang padat, televisi bertindak sebagai sahabat yang membantu mereka menghilangkan lelah.

5. Suka Begadang

Orang-orang yang biasanya tidur sambil meninggalkan TV nyala umumnya termasuk dalam kategori “burung hantu malam.” Mereka merasa senang dan tenang menghadapi kesunyian dini hari bersama latar belakang nada halus dari televisi. Hal ini menciptakan rasa seolah-olah masih ada teman yang mendampinginya walaupun pada saat-saat dimana mayoritas orang telah terlelap.

Tipe pola tidur tersebut mungkin tak cocok dengan norma-norma kesehatan tidur, namun hal itu menunjukkan metode unik mereka untuk mempersiapkan waktu beristirahat. Untuk mereka, televisi menjadi sarana relaksasi menjelang saat tertidur.

6. Lari dari Kenyataan

Terkadang, orang memilih untuk tertidur sambil menyalakan televisi karena ingin menghindari stres kehidupan sehari-hari. Arus narasi dari serial TV ataupun film memberikan sebuah realitas alternatif yang lebih ringan, tempat mereka dapat melepas lelah dari kewajiban dan tanggung jawabnya.

Di dalam ilmu psikologi, hal tersebut umumnya dikenal sebagai escapist behavior atau perilaku lari dari kenyataan, yakni sebuah mekanisme pertahanan untuk sesaat meninggalkan permasalahan. Walau begitu, penting bagi kita memahami bahwa tindakan melarikan diri itu hanyalah jawaban jangka pendek, serta tak bisa menjadi ganti bagi metode menyelesaikan persoalan dengan cara yang lebih baik secara keseluruhan.

7. Kebiasaan Yang Menantang Untuk Dihilangkan

Orang-orang yang terbiasa tidur sambil menonton televisi umumnya telah melakukan hal ini selama bertahun-tahun, menjadikannya suatu kebiasaan yang susah ditinggalkan. Mereka cenderung merasa asing atau kurang betah ketika berusaha istirahat tanpa adanya bunyi dari siaran TV tersebut. Hal ini dapat mengindikasikan ketergantungan mereka pada pola-pola spesifik demi mendapatkan kedamaian mental.

Psikologi mengungkapkan bahwa pola perilaku semacam itu biasanya muncul sebagai salah satu metode self-soothing, yakni suatu cara untuk meredakan diri dengan membentuk lingkungan yang kelihatan familiar dan menenangkan.

Kebiasaan tidur dengan TV menyala mungkin terlihat sederhana, tetapi psikologi menunjukkan bahwa ada berbagai perilaku dan alasan di baliknya. Mulai dari menghindari keheningan hingga mencari kenyamanan, kebiasaan ini mencerminkan cara unik seseorang menghadapi hidup.

Oleh karena itu, apabila Anda menjumpai seseorang dengan kebiasaan tersebut, sadari bahwa mereka sedang mencoba cara mereka sendiri untuk merasa lebih damai dan santai. Semua tingkah laku pasti ada sebabnya, dan barangkali kisah mereka tak sangat berbeda dari milik Anda.

pri/jawapos.com

)